Proyek Mutiyears Kukar 2017-2021 Tembus Rp1,7 Triliun
TENGGARONG, Tren APBD Kutai Kartanegara sejak 2015 mengalami
penurunan signifkan, bahkan pada 2017 ini APBD yang sebelumnya mencapai angka
Rp6-7 triliun kini hanya kisaran Rp3 triliunan.
Dampak dari penurunan tersebut, berimbas pada semua kegiatan disetiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dipangkas habis habisan, namun tidak untuk proyek multiyear Kukar. Meski dalam kondisi defisit, proyek multiyear tetap jalan, diluar dari hutang ke PT SMI (Sarana Multi Infastrruktur) senilai Rp900 miliar.
Data yang dihimpun media ini, proyek multiyears yang dirancang
2017 hingga 2021 mencapai angka Rp1,7 triliun. Proyek proyek tersebut
diantaranya meliputi
Proyek lanjutan pemangunan jalan Tenggarong, Loa Kulu Batuah Loa
Janan senilai Rp770 miliar, kemudian lanjutan pembangunan jalan Tuana Tuha
Sebelimbingan senilai Rp202 miliar, lanjutan pembangunan pelabuhan Samboja
senilai Rp164 miliar, Pengerukan sungai Belayan Kembang Janggut senilai Rp152
miliar dan Pembangunan Pelabuhan Muara Badak senilai Rp304 miliar.
“Proyek multiyears tetap dianggarkan tahun ini sampai tahun 2021
nanti,” kata sumber terpercaya media ini.
Sementara saat dikonfirmasi secara terpisah Sekretaris Daerah
(Sekda) Kukar H Marli, tak membantah adanya proyek multiyears, namun dirinya
tak hafal persis berapa nilai dan apa apa saja item proyeknya.”Kalau soal
multiyears mungkin bisa ditanyakan langsung ke OPS yang terkait,” tegas H
Marli.awi/poskotakaltimnews.com